Teya Salat

logo avatar

Oneline users :
JavaScript Free Code
JavaScript Free Code Kebupaten Majalengka berada pada ketinggian 19
– 857 m di atas permukaan laut. Sebagian besar
merupakan daerah pegunungan dengan
ketinggian 500 – 857 m di atas permukaan laut,
40%. Kondisi ini menjadikan kabupaten seluas
1204,24 km2 yang meliputi 23 kecamatan
mempunyai tanah yang subur. Tak salah jika
Pemerintah Kabupaten Majalengka mengandalkan
bidang agribisnis dalam upaya meningkatkan
pemasukan asli daerah. Hal ini tercermin dari
catatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
tahun 2005 yang mencatat pemasukan sebesar
30,08% dari sektor agribisnis, terdiri dari
pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan,
dan kehutanan. Bahkan, potensi di sektor
agribisnis ini dijadikan visi kabupaten “Majalengka
Kabupaten Agribisnis Termaju di Jawa Barat
Tahun 2010 Berbasis Masyarakat Agamis dan
Partisipatif”.
Kabupaten Majalengka yang terdiri dari 331 desa
(264 berstatus desa swadaya dan 67 berstatus
desa swakarya) berpenghuni penduduk sebanyak
1.169.337 (2005), yang terdiri dari laki-laki 577.633
jiwa dan perempuan 591.704 jiwa. Ini artinya,
kabupaten yang luasnya 2,71% luas Provinsi Jawa
Barat ini kepadatan penduduknya mencapai 971
orang per km2. Mayoritas penduduk usia kerja di
Majalengka bergerak di bidang pertanian, yaitu
sekitar 58,73 % dari total penduduk usia
produktif. Komoditi utama pertanian yang
memegang kendali utama selain padi, adalah
tanaman ubi kayu dan bawang merah.
Selain itu, 36% dari total penduduk usia produktif
bekerja di sektor industri pengolahan. Industri
pengolahan yang ada bermacam-macam,
misalnya: industri bola sepak, genteng keramik,
anyaman rotan, anyaman bambu, dan makanan.
Industri pembuatan bola sepak terdapat di
Kecamatan Kadipaten berkualitas ekspor. Negara
tujuan ekspor meliputi Jepang, Korea, dan
negara-negara di Timur Tengah, serta Amerika.
Bahkan, perusahaan bola sepak di Majalengka ini
pernah memenangkan tender pada Piala Dunia di
Perancis tahun 1998. Dan, sangat dimungkinkan
pada Piala Dunia di Afrika Selatan 2010, bola sepak
dari tangan-tangan trampil masyarakat
Majalengka akan menjadi perwakilan Indonesia di
ajang yang menyedot perhatian seluruh
masyarakat dunia itu.
Pusat perekonomian Kabupaten Majalengka ada di
wilayah utara. Pasar besar terdapat di Kecamatan
Kadipaten dan Jatiwangi. Di pasar-pasar itu hasil
pertanian dan industri olahan dari kecamatan lain
dipasarkan.
Kekayaan alam di bumi Majalengka cukup besar
dan didukung kemampuan sumber daya
manusianya yang ulet serta terampil cukup
menjadi modal utama bagi kabupaten ini untuk
mencapai cita-cita (semboyan kota): Sindangkasih
Sugih Mukti, yang berarti Majalengka
(Sindangkasih) kaya dan bahagia.
Kecamatan Argapura • Banjaran • Bantarujeg • Cigasong •
Cikijing • Cingambul • Dawuan • Jatitujuh •
Jatiwangi • Kadipaten • Kertajati • Lemahsugih •
Leuwimunding • Ligung • Maja • Majalengka •
Palasah • Panyingkiran • Rajagaluh •
Sindangwangi • Sukahaji • Sumberjaya • Talaga
Jawa Barat
Ibu kota: Bandung
Kabupaten Bandung • Bandung Barat • Bekasi • Bogor •
Ciamis • Cianjur • Cirebon • Garut • Indramayu •
Karawang • Kuningan • Majalengka •
Purwakarta • Subang • Sukabumi • Sumedang •
Tasikmalaya
Kota Bandung • Banjar • Bekasi • Bogor • Cimahi •
Cirebon • Depok • Sukabumi • Tasikmalaya
Window Site
MAJALENGKA
Next Menu